In travelling

Pengalaman ke Gardens by the Bay yang Tak Terlupa

Gardens By The Bay - Riana Dewie


Pengalaman ke Gardens by the Bay adalah salah satu cerita yang selalu bikin saya tersenyum sendiri sampai hari ini. Ya, izinkan saya untuk bercerita tentang sebuah negara yang sebelumnya hanya ada dalam impian. 

Dulu, saat duduk di bangku kuliah, ada sebuah mata kuliah Geografi (atau sebutannya lain ya, agak lupa) yang memberi tugas kelompok untuk mengulas satu negara; boleh tentang wisata, tata kota, sampai kuliner khasnya. Kelompok saya waktu itu membahas Singapura, pemilihan negara yang awalnya merupakan ide saya. 

Nah, sejak saat itu saya diam-diam menyimpan mimpi kecil: suatu hari saya harus ke sana, melihat langsung negara yang dulu cuma saya presentasikan di kelas.


8 Tahun Kemudian.... Beneran ke Singapura 

Delapan tahun kemudian, Tuhan benar-benar mengabulkannya. Saya terbang ke Singapura tanpa biaya sedikit pun. Iya, gratis. Pengalaman ke Gardens by the Bay dan berbagai sudut kota lainnya akhirnya bukan cuma bahan diskusi, tapi nyata di depan mata saya.

Kalau ditanya, negara mana yang ingin saya kunjungi sejak zaman dulu? Singapura jelas ada di urutan atas. Sekarang sih nambah lagi, ada Venezia dan Switzerland. Hehehe. Tapi Singapura tetap punya tempat spesial karena di sanalah mimpi pertama saya tentang luar negeri dimulai.

Pertama kali menginjakkan kaki di Bandara Changi bulan April 2015, saya langsung terpukau. Tata kotanya rapi dan bersih. Bahkan selembar daun rontok pun kayaknya hampir gak ada. Hahahaha… saya sampai mikir, ini negara nyata atau setting film?

Di dalam bus menuju resto di kawasan Sentosa Island, juga tempat saya menginap, saya sempat bertanya ke beberapa orang, “Pernah ke sini sebelumnya?” Mereka santai menjawab, “Udah lebih dari dua kali, kak.” 

Jujur saja, mental saya langsung agak drop. Dalam hati saya bilang, “Berarti saya ndeso banget ya?” Tapi ya sudahlah, setiap orang punya perjalanan masing-masing.


Singapura, Mimpi itu Nyata

Pengalaman ke Gardens by the Bay tentu gak bisa dilepaskan dari cerita awal saya tentang Singapura sebagai destinasi impian. Kota ini kecil tapi modern, tertata, dan efisien. Transportasinya jelas, warganya disiplin, dan tata kotanya bikin betah.

Oh ya, saya paling suka memperhatikan detail kecil dalam sebuah kota. Di Singapura, taman kota pun dirancang dengan konsep futuristik. Kalau saya sih memang gampang takjub melihat hal-hal seperti itu.

Singapura buat saya bukan sekadar negara tetangga. Ia adalah simbol bahwa mimpi yang dulu hanya dibahas dalam tugas kuliah, ternyata bisa benar-benar saya pijak tanahnya. Rasanya campur aduk antara haru dan bangga.


Pengalaman ke Gardens by the Bay yang Megah

Gardens by the Bay adalah salah satu destinasi yang kami kunjungi. Terwujud sebagai taman futuristik seluas kurang lebih 101 hektare di kawasan Marina Bay. Tempat ini menjadi salah satu ikon wisata modern Singapura dengan konsep taman berteknologi tinggi.

Supertree Grove di Gardens by the Bay (doc. Riana Dewie)
Supertree Grove di Gardens by the Bay (doc. Riana Dewie)

Pengalaman ke Gardens by the Bay waktu itu terasa sangat spesial. Rasanya melihat Supertree Grove pertama kali tuh takjub banget. Struktur raksasa setinggi puluhan meter itu sebelumnya cuma saya lihat di media sosial. Sekarang berdiri megah tepat di depan saya.

Sayangnya, saya datang pagi menjelang siang. Jadi belum sempat menikmati pertunjukan cahaya malam yang terkenal itu. Tapi ya gak apa-apa, setiap perjalanan pasti punya cerita uniknya sendiri.

Oh ya, walau datang di siang hari, suasananya tetap luar biasa. Langit biru, udara hangat, dan siluet Supertree yang menjulang bikin saya beberapa kali berhenti cuma untuk memandangi lalu... jepret..!!!. Kalau sekarang diingat-ingat, rasanya seperti mimpi.


Apa Aja yang Bisa Kita Explore?

Setelah puas memandangi Supertree Grove dan mencoba menenangkan hati yang masih deg-degan, saya sadar bahwa perjalanan ini bukan sekadar jalan-jalan biasa. Pengalaman ke Gardens by the Bay kali ini terasa berbeda karena saya gak datang sendirian.

Saya datang bersama tim Kompasiana dan tim dari Samsung yang saat itu mengundang kami ke Singapura dalam rangka peluncuran produk terbaru mereka. Tahu gak sih, rasanya seperti alur cerita yang disusun rapi oleh Tuhan.

Oh ya, yang bikin suasana makin berkesan, dalam rombongan itu juga hadir dua brand ambassador mereka, yaitu Paula Verhoeven dan Arifin Putra. Saya yang biasanya cuma melihat mereka di layar kaca, tiba-tiba bisa satu lokasi wisata yang sama. Wahahaha auto seneng dong!

Paula Verhoeven dan Arifin Putra
Paula Verhoeven dan Arifin Putra (Doc. Riana Dewie)


Kalau diingat sekarang, momen itu terasa hangat sekaligus membanggakan. Di tengah taman modern yang dulu hanya saya lihat di internet, penulis receh ini cukup hoki karena bisa liburan ke tempat ini. Hihihihi… hidup memang sering memberi kejutan.

Setelah sesi foto dan menikmati suasana bersama rombongan, barulah saya benar-benar fokus menjelajahi setiap sudutnya. Dan di sinilah cerita liburan ke Gardens by the Bay itu benar-benar dimulai.

1. Supertree Grove

Ikon utama taman ini. Deretan “pohon” setinggi 25–50 meter dilapisi tanaman rambat dan vertikal garden. Malam hari ada pertunjukan cahaya gratis yang cantik. Area bawahnya nyaman untuk duduk atau berfoto. Pokok asyik banget kalau kamu kesini!

2. Flower Dome

Salah satu kubah kaca terbesar di dunia. Suhunya sejuk dengan koleksi tanaman dari wilayah Mediterania. Jadi dijamin sejuk seperti di bawah AC jadi gak bakal keringetan walau muter-muter. hihihi...

Bunga di Flower Dome Singapura
Bunga di Flower Dome Singapura (doc. Riana Dewie)

Dekorasinya sering berubah tema sesuai musim. Pas saya berkunjung, kebetulan saat perayaan Paskah 2015. Gak heran jika dekorasinya banyak tentang telur paskah yang lucu dan unik :)

3. Cloud Forest

Di dalamnya ada air terjun indoor tinggi yang langsung bikin saya terpukau. Jalur skywalk mengelilingi vegetasi tropis dan memberi pengalaman edukatif tentang perubahan iklim. Inget banget deh, disini saya berfoto berdua sama Arifin Putra. Hihihi...

Saya berfoto dengan Arifin Putra
Saya berfoto dengan Arifin Putra (doc. Riana Dewie)


4. OCBC Skyway

Jembatan gantung di antara Supertree dengan pemandangan Marina Bay dari atas. Kalau saya sih lebih suka datang sore supaya dapat cahaya cantik.

5. Floral Fantasy

Zona indoor dengan instalasi bunga artistik dan efek visual imersif.

6. Heritage Gardens

Area taman outdoor gratis dengan tanaman khas budaya Asia.

7. Dragonfly & Kingfisher Lakes

Danau buatan dengan jalur jogging dan boardwalk yang tenang.

Sepertinya dulu saya hanya tour ke lokasi no 1-4 saja, selebihnya tidak dilanjut karena waktu terbatas untuk ke destinasi lainnya. 


Berapa Harga Tiketnya?

Untuk Harga tiket Gardens by the Bay 2026, biasanya Outdoor Gardens & Supertree Grove masih gratis, sedangkan konservatori berbayar dengan paket kombinasi yang lebih hemat. 

Nah, dari data yang saya baca di Google, harga tiket masuk Gardens by the Bay Singapura per Februari 2026 berkisar antara Rp109.000 hingga Rp559.000, tergantung atraksi yang dipilih (Cloud Forest, Flower Dome, Floral Fantasy). 

Tiket terusan untuk dua kubah (Cloud Forest + Flower Dome) umumnya dijual mulai Rp278.000 - Rp345.000, sedangkan penambahan akses OCBC Skyway atau Supertree Observatory berkisar Rp146.000 - Rp380.000.

Harga ini dapat berubah sewaktu-waktu ya, tergantung kurs Rupiah dan promo. Oh ya, jam buka Gardens by the Bay biasanya mulai pagi hingga malam, tapi untuk area konservatori seperti Flower Dome dan Cloud Forest ada jam operasional khusus. Pastikan cek informasi terbaru sebelum datang.

Gardens by the Bay Singapura
Gardens by the Bay Singapura (Doc. Riana Dewie)


Tips Liburan ke Gardens by the Bay

Supaya pengalaman ke Gardens by the Bay makin maksimal, ini beberapa tips dari saya:

Datang Sore Hari

Selain menghindari matahari yang terlalu terik, kamu juga bisa menikmati suasana siang sekaligus pertunjukan malam.

Cek Jam Buka Terbaru

Pastikan update jam buka Gardens by the Bay sebelum berangkat, biar kamu gak kecewa!

Siapkan Kamera

Spot fotonya banyak banget. Kamu bisa jepret & selfie sesuka hati. 

Gunakan Sepatu Nyaman

Area tamannya luas dan bikin betah jalan kaki. Buat kamu yang hobi olahraga, kaki dijamin aman!

Salah satu spot di Gardens by the Bay
Salah satu spot di Gardens by the Bay (doc. Riana Dewie)

Jaga stamina

Oh ya, jangan lupa minum yang cukup karena cuaca Singapura bisa cukup terik. Siapkan stamina juga biar gak kecapekan. 

***

Pengalaman ke Gardens by the Bay ini sebenarnya tulisan ulang dari cerita pertama yang saya posting di Kompasiana tahun 2015. Gara-gara sebuah tulisan tentang Samsung Galaxy S6 (lomba), saya diajak ke Singapura gratis untuk menghadiri malam launching produk tersebut plus jalan-jalan gratis selama 4 hari 3 malam.

Saya harus bersaing dengan ratusan penulis lainnya dan akhirnya tulisan sederhana itu terpilih bersama satu orang lainnya untuk berangkat ke Singapura. Bersyukur banget.... 

Gardens By The Bay - flower dome
Momen tak terlupakan saat mengunjungi Gardens by the Bay (doc. Riana Dewie)


Bagi sebagian orang yang terbiasa liburan ke luar negeri, mungkin ini hanya secuil pengalaman yang tak berarti. Tapi bagi saya, pengalaman ke liburan ke Singapura adalah bukti bahwa tulisan bisa membuka jalan yang gak pernah saya bayangkan sebelumnya.

Oh ya, semoga suatu hari nanti saya bisa menuliskan cerita perjalanan ke negara impian berikutnya. Aamiiiiiiiiiin.

Dan sampai sekarang, setiap kali mengingat pengalaman ke Gardens by the Bay, saya selalu percaya: mimpi yang ditulis dengan sungguh-sungguh, suatu saat bisa jadi nyata.


Related Articles

0 komentar:

Post a Comment