Showing posts with label Wellness. Show all posts
Showing posts with label Wellness. Show all posts

In Wellness

Pola Hidup Sehat: Formula Realistis Pekerja Kantoran

Pola hidup sehat

Di tengah ritme kerja yang padat dan tuntutan hidup yang terus bergerak cepat, saya akhirnya menemukan satu formula sederhana yang bisa saya jalani tanpa drama: pola hidup sehat yang realistis, terukur, dan konsisten. Bukan yang terlihat sempurna di luar, tapi yang benar-benar bisa saya lakukan setiap hari. Dari situlah rutinitas ini terbentuk: pelan, sadar, dan penuh komitmen.

Healthy Habit untuk Pekerja Sibuk: Jogging Pagi, IF, dan Tidur Disiplin

Pola hidup sehat buat saya dulu terdengar seperti sesuatu yang ribet, mahal, dan butuh waktu luang yang banyak. Padahal saya pekerja kantoran yang jam kerjanya padat, target numpuk, dan kadang pulang sudah capek duluan. Tapi justru karena rutinitas itulah saya sadar, kalau saya gak mengatur diri sendiri, siapa lagi?

Oh ya, perjalanan saya membangun kebiasaan sehat ini juga penuh trial and error, bukan langsung sempurna sejak hari pertama. Ada fase malas, ada fase over semangat, ada juga fase ingin menyerah. Hihihihi… manusiawi banget kan.

Kalau saya sih akhirnya memilih satu prinsip sederhana: bikin pola hidup sehat yang realistis, bukan yang cuma kelihatan keren di media sosial. Buat saya, healthy habit itu harus bisa dijalani dalam jangka panjang. Bukan sekadar seminggu rajin, lalu hilang.


Pilar 1: Bangun Pagi & Tidur Terjadwal dalam Pola Hidup Sehat

Banyak orang fokus ke olahraga dan makanan, tapi lupa bahwa fondasi pola hidup sehat adalah tidur.

Kenapa tidur jam 21.30 itu krusial

Saya sengaja “memaksa” diri tidur jam 21.30. Awalnya berat banget, karena godaan scrolling itu luar biasa. Tapi saya sadar, kalau mau bangun pagi dengan segar, ya harus kompromi dengan waktu istirahat.

Oh ya, saya juga sadar kualitas tidur sangat memengaruhi metabolisme dan hormon lapar. Kalau tidur kurang, besoknya pasti craving gula naik. Jadi buat saya, tidur cepat itu bukan hukuman, tapi investasi.

Target bangun jam 3 pagi

Jam 3 pagi alarm berbunyi. Kadang masih gelap, kadang masih dingin, dan kadang saya ingin tarik selimut lagi. Tapi di momen itulah disiplin diuji.

Kalau saya sih biasanya langsung duduk, minum air putih, dan gak kasih waktu buat otak bernegosiasi. Karena kalau kebanyakan mikir, pasti kalah.

Hubungan kualitas tidur & metabolisme

Sejak konsisten tidur teratur, saya merasa energi lebih stabil. Badan lebih ringan. Fokus lebih tajam. Ternyata contoh kebiasaan sehat sehari hari seperti tidur cukup itu efeknya luar biasa.

Pola hidup sehat itu bukan cuma soal keringat, tapi juga soal istirahat yang cukup.

Saya & suami jogging pagi bersama anabul
Saya & suami jogging pagi bersama anabul (Doc. Riana Dewie)


Pilar 2: Jogging Pagi Bersama Anabul (05.00–06.30)

Bagian ini favorit saya. Jam 5 pagi sampai 6.30 adalah waktu sakral buat saya dan anabul.

Awali dengan pemanasan atau cardio singkat

Sebelum lari, saya selalu awali dengan pemanasan. Kadang stretching ringan, kadang cardio sebentar seperti jumping jack. Biar otot gak kaget.

Oh ya, tubuh kita itu butuh adaptasi, jadi jangan langsung gas penuh. Saya pernah cedera ringan karena terlalu semangat di awal, dan itu bikin kapok.

90 menit gerak aktif untuk stamina

Total sekitar 90 menit saya bergerak. Gak selalu lari cepat, kadang kombinasi jalan cepat dan jogging santai. Yang penting konsisten.

Buat saya, kebiasaan sehat seperti ini bikin stamina meningkat signifikan. Naik tangga kantor pun gak ngos-ngosan lagi. Hahahaha… dulu sih beda cerita.

Manfaat mental health dari olahraga pagi

Udara pagi itu beda. Lebih sejuk, lebih tenang, dan belum banyak polusi. Di momen itu, pikiran terasa lebih jernih.

Saya merasa olahraga pagi membantu mengurangi stres kerja. Mood jadi lebih stabil. Ini bagian dari pola hidup sehat yang sering diremehkan, padahal efeknya nyata banget.

Bonding time dengan anabul sebagai terapi alami

Jogging bareng anabul itu bukan cuma olahraga, tapi juga terapi. Melihat dia berlari dengan semangat bikin hati hangat.

Kalau saya sih merasa ini salah satu contoh kebiasaan sehat sehari hari yang berdampak emosional. Hubungan kami jadi lebih dekat. Rasanya seperti recharge energi sebelum masuk dunia kerja.


Pilar 3: Pola Makan Terstruktur dengan IF untuk Pola Hidup Sehat

Setelah olahraga dan kerja, bagian berikutnya adalah makan. Saya memilih metode intermittent fasting 16:8.

Skema IF 16:8 versi saya

Saya puasa dari jam 20.00 malam sampai jam 12.00 siang keesokan harinya. Jadi jendela makan hanya 8 jam.

Oh ya, awalnya lapar banget sih di pagi hari. Tapi setelah beberapa minggu, tubuh mulai terbiasa. Sekarang malah terasa ringan.

Sebagai Mindful Lifestyle Blogger dalam perjalanan pribadi saya, saya belajar bahwa kebiasaan sehat itu butuh kesadaran, bukan paksaan berlebihan.

Buah potong menjadi menu favorit
Buah potong menjadi menu favorit (doc. Riana Dewie)


Buka puasa jam 12 siang dengan buah praktis

Jam 12 siang saya biasanya buka dengan potongan buah dari minimarket. Praktis, cepat, dan segar.

Kalau saya sih lebih suka pepaya atau semangka. Simpel tapi cukup buat mengisi energi awal. Ini bagian dari pola hidup sehat yang mudah diterapkan pekerja kantoran.

Buah membantu pencernaan lebih siap sebelum makan berat.

Kenapa makan malam dibatasi jam 20.00

Saya membatasi makan malam maksimal jam 20.00. Bukan karena tren, tapi karena saya ingin tubuh punya waktu istirahat.

Makan terlalu malam bikin tidur kurang nyenyak. Dan itu mengganggu siklus healthy habit yang sudah saya bangun.

Konsistensi puasa sampai siang berikutnya

Kuncinya di konsistensi. Kalau hari ini longgar, besok juga pasti ikut longgar.

Pola hidup sehat bukan tentang sempurna, tapi tentang menjaga ritme. Sedikit demi sedikit, tubuh belajar beradaptasi.


Dampak yang Saya Rasakan Setelah Konsisten dengan Pola Hidup Sehat

Setelah beberapa bulan menjalani rutinitas ini, saya mulai merasakan perubahan signifikan.

  • Energi lebih stabil.
  • Berat badan lebih terkontrol.
  • Fokus kerja meningkat.
  • Mood lebih stabil.

Oh ya, saya juga merasa lebih percaya diri. Bukan karena angka timbangan saja, tapi karena berhasil menepati komitmen pada diri sendiri.

Pola hidup sehat ini membuat saya sadar bahwa healthy habit gak harus mahal. Gak perlu alat gym canggih atau makanan super mahal. Cukup disiplin waktu, olahraga rutin, dan pola makan terstruktur.

Sekarang, jam 21.30 adalah alarm alami untuk tidur. Jam 3 pagi bukan lagi musuh. Jogging pagi bersama anabul jadi momen yang selalu saya tunggu. Dan IF sudah seperti bagian dari identitas saya.

Kalau dipikir-pikir, kebiasaan sehat ini sebenarnya sederhana. Tapi efeknya menyentuh banyak aspek hidup saya: fisik, mental, bahkan relasi.

Saya yang mengusahakan untuk selalu sehat
Saya yang mengusahakan untuk selalu sehat (doc. Riana Dewie)


Di akhir perjalanan kecil ini, saya belajar satu hal penting: pola hidup sehat adalah bentuk cinta pada diri sendiri. Bukan tentang siapa paling kuat, tapi siapa paling konsisten.

Dan buat saya pribadi, perjalanan ini masih panjang. Masih akan ada hari malas, hari capek, hari ingin rebahan saja. 

Apalagi di satu tahun terakhir ini, ritme jogging saya agak berubah karena seringnya menemani orang tua opname untuk perawatan. Jadi, saya tetap mengusahakan olahraga walau hanya dari rumah. 

Walau begitu, saya selalu ingat alasan awal memulai. Karena pada akhirnya, healthy habit bukan gaya hidup mahal, tapi pola yang konsisten. Dan pola hidup sehat ini sudah menjadi bagian dari Family & Personal Journey saya.


Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Wellness

Cara Menyehatkan Mental Saat Saya Merasa Sepi di Keramaian

cara menyehatkan mental

Akhir-akhir ini saya sering merasa capek. Padahal secara aktivitas, harusnya sudah jauh berkurang karena sekarang saya gak ngantor lagi. Semua pekerjaan saya lakukan dari rumah, sesuai passion, dan jujur saja saya happy menjalaninya. Ritme kerja lebih fleksibel, tekanan jauh berkurang, dan saya merasa hidup lebih terkendali.

Oh ya, kesibukan saya yang lain adalah mengantar ibu kontrol ke rumah sakit secara rutin setiap minggu. Aktivitas ini sudah jadi bagian dari keseharian saya. Saya jalani dengan penuh tanggung jawab, meski kadang fisik dan mental sama-sama terasa lelah.

Entah kenapa, di tengah kondisi yang terlihat baik-baik saja itu, saya justru sering merasa sendiri. Ada rasa sepi yang muncul tanpa aba-aba. Mudah capek, cepat lelah, dan pikiran seperti gak pernah benar-benar istirahat. Dari sini saya mulai bertanya tentang cara menyehatkan mental saya sendiri.

Kalau dipikir-pikir sih, hidup saya sedang aman. Gak ada konflik besar. Tapi rasa kosong itu tetap datang, bahkan saat rumah ramai.

Oh ya, mungkin kamu juga pernah merasa sepi di keramaian, tapi bingung menjelaskannya ke siapa.

Apa Saya Kena Mental Breakdown ya?

Pertanyaan ini cukup sering mampir di kepala saya. Mental breakdown adalah kondisi ketika seseorang merasa kewalahan secara emosional karena tekanan yang menumpuk, baik disadari maupun gak.

Gejalanya bisa berupa mudah cemas, overthinking, cepat lelah, mental gampang down, dan sensitif terhadap hal-hal kecil. Kadang emosi naik turun tanpa sebab yang jelas.

Kalau saya sih, hampir semuanya saya rasakan. Capek padahal aktivitas biasa saja. Pikiran penuh, dan hati gampang tersentuh.

Oh ya, pernah suatu malam saya ketawa sendiri sambil mikir, “Kok lebay amat ya perasaan begini?” hahahaha…. Tapi setelah tawa itu hilang, rasa sepinya tetap ada.

Di titik ini, saya sadar bahwa cara menyehatkan mental gak bisa hanya dengan menyuruh diri sendiri untuk kuat.

Pergi ke Luar untuk Mengurangi Penat

Salah satu hal yang cukup membantu adalah pergi ke luar rumah. Saya dan keluarga sering melakukan aktivitas sederhana untuk healing dan melepas penat.

Kami pernah ke Hutan Pinus Kalilo, menikmati udara sejuk dan suasana tenang. Duduk tanpa banyak bicara, tapi rasanya menenangkan. Kami juga beberapa kali ke Gembira Loka, melihat anak-anak tertawa, dan ikut merasa hangat.

Kalau lagi santai sih, kami ke coffee shop, makan malam bareng keluarga di resto, atau hunting tempat wisata baru. Aktivitas sederhana ini cukup membantu menjaga kesehatan mental.

Oh ya, momen kebersamaan seperti ini sering jadi pengingat kalau hidup gak selalu harus berat.

Di tengah perjalanan ini, saya juga menyadari bahwa konsep destinasi wisata keluarga gak selalu soal tempat jauh, tapi soal rasa aman dan nyaman bersama.


mental health
Kuliner ria untuk menyehatkan mental (Doc. Riana Dewie)

Solusi Mengatasi Mental Breakdown

Beberapa hal yang saya lakukan untuk membantu menjaga kondisi mental adalah sebagai berikut. 

1. Mengakui kondisi diri
Saya jujur mengakui kalau saya sedang gak baik-baik saja. Ini langkah awal dalam cara menyehatkan mental.

2. Mengurangi tuntutan pada diri sendiri
Saya berhenti memaksa diri untuk selalu produktif setiap hari.

3. Bercerita ke orang terpercaya
Didengar saja sudah cukup melegakan.

4. Mendekat secara spiritual
Doa dan refleksi membantu menenangkan pikiran.

5. Menjaga ritme hidup
Tidur cukup, makan teratur, dan memberi ruang untuk diri sendiri.

Kalau saya sih, proses ini naik turun. Ada hari ringan, ada hari berat, dan itu wajar.

Oh ya, di salah satu fase ini saya sempat tertawa kecil tanpa alasan, hihihihi…. Mungkin karena akhirnya saya berhenti melawan perasaan sendiri.

Issue Mental Health Jangan Disepelekan

Kesehatan mental sering dianggap sepele karena gak terlihat. Padahal dampaknya nyata. Merasa sepi di keramaian, mental gampang down, dan kelelahan emosional bisa memengaruhi kualitas hidup.

Setiap masalah pasti ada solusi. Dukungan dari pasangan, orang tua, anak, keluarga, sahabat, dan orang-orang yang peduli sangat berarti.

Oh ya, cara menyehatkan mental juga berarti berani meminta bantuan.

***

Kalau kamu sedang berada di fase ini, saya ingin bilang: kamu gak sendirian. Merasa capek dan sepi di keramaian itu manusiawi.

Saya sendiri masih belajar menerima naik turunnya emosi dan terus mencari cara menyehatkan mental yang paling cocok.

Pelan-pelan saja. Ambil jeda. Temukan hal-hal sederhana yang bikin hati hangat.

Dan semoga, di akhir perjalanan ini, kamu juga menemukan versi tips liburan paling sederhana: memberi diri sendiri izin untuk berhenti sejenak dan bernapas.


Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Wellness

Review Jujur Insto Dry Eyes Kemasan Baru: Nyaman di Mata dan di Tas!

 

Review jujur Insto Dry Eyes

Kalau kamu sehari-hari kerjanya di depan laptop, scrolling HP sambil nunggu jadwal meeting, atau bahkan maraton drama Korea berjam-jam, pasti pernah ngerasain yang namanya mata kering.

Rasanya tuh nggak enak—perih, berair, dan bikin fokus jadi buyar. Saya juga ngalamin itu, apalagi pas kerjaan lagi padat dan harus ngebut nulis atau ngedit konten dari pagi sampai malam.

Selama ini, Insto Dry Eyes selalu jadi penyelamat saya. Tapi beberapa waktu lalu, pas lagi mampir ke apotek, saya lihat penampilannya beda. “Eh, Insto Dry Eyes sekarang ganti kemasan, ya?” pikir saya.

Karena penasaran, akhirnya saya beli dan cobain sendiri. Nah, kali ini saya mau cerita pengalaman pakai Insto Dry Eyes versi kemasan baru—nyaman di mata, dan ternyata lebih praktis juga dibawa ke mana-mana!

 

Kenalan Lagi Yuk Sama Insto Dry Eyes

Insto Dry Eyes ini adalah obat tetes mata yang fungsinya buat melembapkan mata kering. Biasanya saya pakai pas mata mulai terasa nggak nyaman setelah lama lihat layar. Efeknya cepat dan nggak bikin perih, jadi saya nggak ragu pakai kapan aja, entah itu pas kerja di rumah, atau lagi nunggu boarding di bandara.

Satu hal yang saya suka dari Insto Dry Eyes: ukurannya mini dan gampang banget dibawa ke mana-mana. Jadi, meskipun tas lagi penuh dengan printilan, botol kecil Insto ini tetap bisa nyelip di antara pouch makeup atau dompet kecil.

 

Kemasan Baru: Lebih Modern dan Lebih Praktis

Nah, sekarang kita masuk ke bagian yang paling bikin penasaran: kemasan barunya kayak gimana sih?

Pertama kali lihat di rak apotek, saya langsung notice kalau desainnya lebih modern. Warnanya tetap identik dengan versi sebelumnya, tapi tampilannya lebih clean dan kelihatan stylish.

Botolnya juga terasa lebih ergonomis—lebih enak digenggam, dan bagian tutupnya sekarang terasa lebih rapat, jadi nggak khawatir bocor pas ditaruh di dalam tas.

Saya pribadi suka banget sama kemasan barunya ini. Selain tampil beda, ternyata juga makin cocok sama gaya hidup kita yang serba praktis. Bawa #InstoDryEyes sekarang nggak cuma soal fungsi, tapi juga gaya. Iya, tampilannya beneran lebih kece!

 

Gimana Hasilnya di Mata?

Setelah pakai beberapa kali, saya bisa bilang kalau performanya masih sama bagusnya kayak versi sebelumnya. Tetap nyaman di mata, nggak ada rasa pedih, dan efek lembapnya cukup bertahan lama.

Biasanya saya pakai pas mata udah mulai “protes”—biasanya setelah 4–5 jam duduk depan laptop. Sekali dua tetes, mata langsung terasa lebih segar dan fokus balik lagi.

Hal lain yang saya perhatikan, tutup botolnya sekarang lebih kuat. Ini penting banget sih buat saya yang kadang suka asal lempar botol ke dalam tas. Nggak perlu lagi khawatir bocor atau ketumpahan ke barang lain.

 

Cocok Buat Siapa Aja?

Menurut saya, Insto Dry Eyes kemasan baru ini cocok banget buat kamu yang punya aktivitas tinggi dan sering berada di lingkungan ber-AC atau depan layar. Misalnya:

·         Kamu yang kerja di kantor dan sering lembur

·         Mahasiswa yang kuliah online dan maraton jurnal

·         Content creator yang banyak ngedit video

·         Atau bahkan kamu yang suka traveling dan butuh mata tetap segar sepanjang perjalanan

Insto ini juga cocok buat pemakai lensa kontak, karena kadang lensa bisa bikin mata cepat kering. Karena #MataKeringJanganSepelein jadi bisa banget kamu masukin ke dalam tas sebagai “first aid” buat mata lelah.

 

Insto Dry Eyes

Buat Saya sih Berguna Banget!

Dari segi isi, Insto Dry Eyes tetap jadi andalan buat atasi mata kering. Tapi sekarang tampilannya makin keren, lebih praktis dibawa, dan pastinya tetap efektif. Buat kamu yang selama ini udah cocok sama Insto, versi barunya ini pasti bakal kamu suka juga. Dan buat kamu yang belum pernah coba, sekarang mungkin saat yang pas buat mulai.

Sebagai pekerja kreatif, saya tahu banget gimana rasanya harus bolak-balik antara laptop dan aktivitas di lapangan. Kadang pagi udah harus standby di depan layar untuk brainstorming atau revisi desain, lalu siangnya pindah ke lokasi buat photoshoot atau meeting klien.

Aktivitas yang padat dan berpindah-pindah ini bikin mata saya sering terasa lelah—apalagi kalau dari luar yang panas langsung masuk ruangan ber-AC. Nah, Insto Dry Eyes jadi penyelamat banget di situasi kayak gini.

Cukup bawa satu botol kecil di tas, saya bisa tetesin Insto Dry Eyes kapan aja mata mulai terasa kering. Rasanya adem, nggak perih, dan bikin mata langsung lebih segar. Ini penting banget biar saya tetap bisa kerja maksimal, tanpa harus terganggu sama mata yang terasa panas atau berair.

Jadi buat kamu yang juga aktif di dunia kreatif, cobain deh—Insto Dry Eyes ini beneran praktis dan efektif! Kalau kamu udah cobain juga, yuk share pengalamanmu. Apakah kamu juga ngerasa kemasan barunya bikin makin betah bawa ke mana-mana?

 

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Wellness

Menjaga Daya Tahan Tubuh di Masa Pandemi Agar Imunitas Makin Kuat

Sudah pasti kesehatan menjadi fokus utama semua orang beberapa bulan terakhir ini terutama sejak kasus harian Covid-19 mulai meningkat dan pemerintah memberlakukan kebijakan PPKM. Naik turun jumlah kasus diberbagai daerah juga membuat suasana hati ikut tidak karuan. Kekhawatiran dan rasa was-was membuat kita lebih berhati-hati dan memperketat protokol kesehatan di kehidupan sehari-hari. Meskipun beberapa dari kita sudah menerima vaksin dosis satu dan dua tetapi tidak lantas kebal virus.  Penyakit yang biasanya disebabkan oleh virus umumnya merupakan self-limiting diseases yang mengandalkan imunitas tubuh. Salah satu cara meningkatkan imunitas adalah dengan menjaga daya tahan tubuh di masa pandemi  ini. Rasa khawatir yang berlebihan akan memicu stres yang membuat imunitas malah justru drop. Nah apa sih yang harus dilakukan agar imun kuat dan daya tahan tubuh tetap terjaga? 

  1. Makan sehat dan teratur

Meskipun makan merupakan kebutuhan dasar manusia, di masa pandemi ini kita mesti lebih memperhatikan pola makan dan apa yang kita makan. Tubuh yang ternutrisi dengan baik akan mampu membentuk imun yang baik juga. Karena itulah makanan sebagai sumber energi harus mengandung cukup gizi/nutrisi yang diperlukan tubuh kita. Hindari makanan yang kaya akan lemak dan gula dan batasi asupan garam. Pilih daging putih seperti ikan atau unggas yang lebih rendah lemak dibandingkan daging merah. Mengkonsumsi buah-buahan, sayur segar, kacang-kacangan, biji-bijian sangat dianjurkankan untuk mendapatkan vitamin, protein serat dan antioksidan yang bagus untuk daya tahan tubuh. Selain mengkonsumsi makanan sehat kita juga harus memperhatikan jam makan kita. Kadang kita malas untuk sarapan pagi. Eits demi imunitas mulai sekarang sarapan jangan di-skip ya. Sudah banyak ahli dan penelitian  yang mengungkapkan pentingnya sarapan untuk tubuh kita. 



  1. Vitamin/Suplemen

Beberapa studi yang dilakukan mengungkapkan bahwa vitamin C, D dan E bagus untuk meningkatkan imunitas. Dosis vitamin C yang direkomendasikan yaitu 90 mg per hari, 15 mcg (600 IU) per hari untuk vitamin D dan 15 mg per hari untuk vitamin E. Selain vitamin mengkonsumsi propolis yang berasal dari lebah madu juga baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh karena kandungan flavonoid dan fenolik yang tinggi. Penggunaan empon-empon seperti kunyit, temu lawak dan jahe juga dipercaya berkhasiat untuk meningkatkan imun tubuh. Masyarakat Indonesia sudah sejak dulu menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai obat tradisional. Tanaman herbal yang diyakini juga bagus untuk menjaga daya tahan tubuh adalah Echinacea. Ekstrak tumbuhan Echinacea merupakan bahan utama Imboost, obat herbal yang berfungsi meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Imboost dijual bebas di pasaran dan terdiri dariberbagai jenis yaitu Imboost Tablet, Imboost Force, Imboost Force Extra Strength, Imboost Kids Sirup dan Imboost Force Sirup. Imboost dapat dikonsumsi tiga kali sehari untuk menambah daya tahan tubuh.



  1. Olah Raga

Jika sudah makan makanan bergizi dan mengkonsumsi vitamin/suplemen maka lanjutkan dengan  satu sesi olah raga ringan  setiap hari secara rutin. Badan yang bugar tentu akan memperkuat imun kita. Di masa PPKM tentu tidak mudah untuk melakukan kegiatan olah raga, kita tidak bisa pergi ke gym atau sekedar jogging di luar  rumah. Namun selalu banyak cara bukan agar bisa tetap olah raga di rumah saja. Misalnya kita bisa memilih dengan mengikuti tutorial yoga secara online atau sekedar jogging memutari halaman belakang rumah saja toh sudah cukup.  Olah raga adalah salah satu kebutuhan wajib di masa pandemi ini. 


  1. Berpikir positif

Apa yang terjadi di tubuh fisik akan mempengaruhi psikis dan sebaliknya jika psikis bermasalah maka akan mempengaruhi fisik anda, demikian saya mengingat apa yang dikatakan guru yoga saya. Stres memang harus dikurangi salah satu caranya dengan latihan meditasi setiap hari, boleh pagi atau malam sebelum tidur. Memiliki pikiran positif tentu akan sangat baik untuk meningkatkan imunitas tubuh kita. Saat ini kita lebih sering mendapatkan rasa khawatir/cemas dari media sosial karenanya tidak mengakses media sosial untuk sementara waktu (jika diperlukan) adalah langkah bijak agar pikiran tetap positif.



  1. Istirahat/Tidur Cukup

Setelah menjalani berbagai aktivitas sehari-hari tentu saja tubuh perlu diistirahatkan setidaknya tidurlah 7 -8 jam. Usahakan tidak begadang dan mulai tidur paling lambat jam 22.00. Pola istirahat yang baik dan tidur yang berkualitas akan membuat tubuh tidak akan mudah lelah/capek dan daya tahan tubuh akan meningkat. (dian)

*Sumber foto pixabay.com dan dokpri

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Wellness

Shinjumi Vita Milky, Rahasia Kesehatan Kulit dan Tubuh

Paling sebel kalau udah capek-capek perawatan model begini begitu, pakai skin care ini itu tapi kulit tetap aja kusam. Aktivitas outdoor bentar aja kulit kering, kena sinar matahari eh muncul flek-flek hitam. Eits sabar dulu. Tahu nggak kalau kulit sehat itu harus dirawat dari luar dan dalam.  Artinya semua perawatan luar yang sudah kita lakukan juga harus didukung dengan perawatan dari dalam juga. Salah satunya ya dengan memperhatikan apa yang kita makan. Perbanyak sayuran, buah-buahan dan air putih agar kulit terhidrasi dengan baik. Nah kalau semua sudah dilakukan tetapi “kok kayaknya kulitku masih gini-gini aja ya”. Jangan-jangan skin carenya nih yang salah. Eh jangan buru-buru ganti skin care dulu. Gonta-ganti skin care malah bisa jadi kurang bagus untuk kulit karena kulit harus menyesuaikan dengan skin care yang baru juga lho.

Mau aku kasih tahu sebuah rahasia?

Shinjumi Vita Milky. Jadi Shinjumi Vita Milky adalah minuman suplemen untuk kesehatan kulit dan tubuh yang kaya akan berbagai manfaat. Manfaat utama dari Shinjumi Vita Milky antara lain mencerahkan kulit, mengatasi pigmentasi, memberikan hidrasi, memperbaiki kulit luar, menekan formasi melanin dan mengontrol nafsu makan. Selain itu Vita Milky menggunakan bahan alami dengan ekstrak buah-buahan, mengandung zat yang  tidak berbahaya dan aman dikonsumsi tanpa efek yang membahayakan. Untuk menegaskan bahwa produk ini dapat dipercaya dan aman, Shinjumi Vita Milky sudah mendapatkan Sertifikasi Mesti (jaminan keamanan pangan oleh Kementrian Kesihatan Malaysia) dan juga bagi konsumen muslim tidak  perlu ragu karena sudah mendapatkan sertifikasi halal oleh pemerintah Malaysia.


Bahan Utama Vita Milky apa sih?

1. L-Cysteine

L-Cysteine adalah protein dalam tubuh manusia, ditemukan dalam beta-keratin, protein utama di kuku, rambut dan kulit. Berperan penting dalam mengurangi kerusakan DNA akibat sinar ultraviolet dan memiliki sifat anti penuaan.

 2. Gum Arabic

Gum Arabic merupakan bahan yang berfungsi untuk memperbaiki sistem pencernaan (dapat mengontrol nafsu makan) dan meningkatkan energi. Bahan ini mengandung prebiotik yang tinggi, asam amino, protein hidroksipolin (sumber kolagen) dan kalsium tinggi.

 3. 3. Ekstrak Tomat

Ekstrak tomat akan memberikan nutrisi bagi kulit karena kaya akan mineral vitamin A,B dan C. Tomat memiliki sifat aktioksidan dan dapat mengencangkan dan mencegah kerusakan akibat radikal bebas terutama radiasi UV yang berbahaya.

4. Madu

Madu sangat baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sifat antioksidan membuat madu bermanfaat untuk menghaluskan kulit dan meregenerasi kulit sedangkan sifat anti bakteri dan anti bodinya berguna untuk mendapatkan kulit yang sehat.

5. Asam Askorbat

Vitamin C atau asam askorbat adalah sumber antioksidan  yang merupakan nutrisi penting tubuh.


Begitu tahu kabar baik ini aku langsung order  Vita Milky melalui https://shopee.co.id/shinjumi.official.id. Gampang dan cepat, apalagi kalau pas ada promo ongkir, lumayan kan. Dua hari kemudian paket Vita Milkynya udah di tangan. Ada 3 varian Vita Milky yang bisa kalian pilih yaitu strawberry, mangga dan kurma, kali ini aku order yang rasa mangga.  Satu box terdiri dari 15 sachet yang masing-masing sachetnya seberat 18 gram. Jadi ini tuh praktis banget dan bisa dibawa kemana-mana, nggak ribet bawa sekotak-kotaknya kemana-mana. Mau diminum di kantor bisa, atau dibawa pas liburan juga bisa. Tinggal ambil air hangat sebanyak 150 ml lalu tuang deh 1 sachet aja. Kalau ingin tahu selengkapnya bisa meluncur ke www.shinjumi.id atau Instagram di @shinjumiofficial dan @shinjumi.official.id. Untuk Tiktok-nya bisa kepo di https://vt.tiktok.com/ZSJsKpSB

Vita Milky Manggo, Rasa Enak Kulit Sehat

Untuk yang rasa manga rasanya segar dan enggak eneg sama sekali. Cocok sekali diminum di saat sahur atau berbuka puasa, kalau aku sih sebelum tidur. Di hari pertama mengkonsumsi Vita Milky aku perhatiin ada beberapa bekas jerawat yang kecoklatan di wajah. Dan setelah 15 hari rutin mengkonsumsi Vita Milky Manggo bekas jerawatnya sudah agak memudar. Wah It works. Aku seneng banget, akhirnya aku memutuskan untuk melanjutkan minum Vita Milky Manggo secara rutin. Enaknya dapet, kulit makin sehat. Bye kulit kusam! 


Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments