In Travel Stories

Review Obelix Sea View Jogja: Sunsetnya Bikin Lupa Pulang

Review Obelix Sea View Jogja

Review Obelix Sea View Jogja ini saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi waktu diajak healing dadakan sama "anak lanang". Jadi ceritanya, suatu sore di hari libur, saat saya lagi santai di rumah, tiba-tiba dia chat, “Tak ajak ke satu tempat wisata estetik tapi seru.”

Saya yang lagi butuh angin segar jelas auto mau lah. Namanya juga diajak jalan, siapa sih yang nolak? Apalagi katanya tempatnya punya pemandangan laut dari atas tebing. Kalau saya sih urusan healing dan cuci mata memang jarang saya tolak, hihihihi....

Oh ya, saya memang tipe yang gampang banget tergoda kalau diajak lihat sunset. Rasanya selalu ada energi baru tiap lihat langit berubah warna pelan-pelan. Dan tanpa banyak tanya, kami pun sepakat berangkat sore itu juga.


Perjalanan Naik Turun Gunung

Dari rumah saya di Wirobrajan, perjalanan ke lokasi Obelix Sea View Jogja memakan waktu sekitar satu jam. Ada beberapa rute yang bisa dilewati.

Pertama, lewat Jl. Parangtritis. Ini menurut saya paling cepat dan simpel. Kedua, bisa lewat Jl. Bantul lalu sambung ke Jl. Parangtritis. Ketiga, lewat Jl. Bantul – Jl. Samas/Palbapang – Samas – lalu Jl. Parangtritis.

Jarak waktunya sebenarnya gak beda jauh, hanya selisih beberapa menit saja. Kebetulan kemarin saya pilih jalur Jl. Parangtritis karena menurut saya lebih praktis.

Oh ya, sepanjang perjalanan makin ke selatan, suasananya mulai berubah. Rumah-rumah makin jarang, sawah dan pepohonan makin banyak. Begitu mulai masuk area perbukitan, jalannya naik turun dan berkelok. Deg-deg’an? Lumayan sih.

Kalau saya sih lebih deg-deg’an lihat kendaraan di depan yang kadang melambat saat nanjak curam.


Finally, Sampai ke Obelix Sea View

Begitu mendekati lokasi Obelix Sea View Jogja, jalannya memang cukup menanjak. Bahkan sempat ada momen mobil di depan kami berhenti di tengah tanjakan karena gak kuat naik. Untung langsung ada yang bantu dorong. Saya cuma bisa bilang dalam hati, “Semoga mobil kami aman.”

Karena lokasi ini berada di perbatasan Bantul–Gunungkidul, biasanya pengunjung melewati retribusi jalan atau TPR Parangtritis dan retribusi masuk wilayah Gunungkidul. Ini terpisah dari tiket masuk utama. Jadi siapkan uang kecil ya.

Bukit di Obelix Sea View
Bukit di Obelix Sea View (doc. Riana Dewie)

Akhirnya kami sampai di area parkir pintu utama. Parkirannya luas dan tertata rapi. Kebetulan waktu itu sudah sore, jadi suasananya sejuk dengan angin laut yang cukup kencang.

Oh ya, lokasi Obelix Sea View Jogja memang berada di atas tebing yang menghadap langsung ke Samudra Hindia. Jadi jangan heran kalau anginnya terasa lebih kuat dibanding tempat biasa.


Menikmati Senja di Obelix Sea View

Obelix Sea View sering disebut sebagai “The Twilight Paradise” karena menyajikan sunset di Obelix Sea View yang luar biasa cantik. Dan setelah saya lihat sendiri, memang gak berlebihan sih julukannya.

Sebelum masuk, kami membeli tiket terlebih dahulu. Berdasarkan informasi harga tiket Obelix Sea View terbaru tahun 2026:
- Weekdays (Senin–Kamis): Rp 30.000/orang
- Weekend (Jumat–Minggu) & Libur Nasional: Rp 40.000/orang

Suasana Obelix Sea View setelah pintu masuk
Suasana Obelix Sea View setelah pintu masuk (doc. Riana Dewie)


Menurut saya, harga tiket Obelix Sea View terbaru ini cukup worth it karena sudah bisa menikmati area utama dengan panorama laut dan perbukitan.

Oh ya, kami sampai sekitar jam 16.00 dan itu timing yang pas banget. Matahari sudah gak terlalu terik, tapi langit masih terang. Jadi bisa dapat dua suasana sekaligus: sore cerah dan senja keemasan. Otomatis foto jadi makin banyak dong, hahahaha....

Angin laut berhembus kencang, suara ombak terdengar samar dari bawah tebing, dan langit pelan-pelan berubah dari biru ke jingga, lalu keunguan. Momen sunset di Obelix Sea View ini memang susah dijelaskan kalau gak lihat langsung.

Kalau ditanya review jujur Obelix Sea View versi saya, bagian senjanya ini yang paling bikin nagih.

Obelix Sea View menjelang senja
Obelix Sea View menjelang senja (doc. Riana Dewie)


Spot Menarik di Obelix Sea View

Obelix Sea View bukan sekadar tempat lihat pemandangan. Tempat ini konsepnya modern dan panoramik.

Pemandangan Ciamik

Dari atas bukit, panorama Laut Selatan terlihat luas tanpa penghalang. Kombinasi laut, langit, dan tebing benar-benar memanjakan mata.

Spot Foto Instagramable

1. The Nest
Spot berbentuk sarang raksasa dengan latar laut lepas. Cocok buat foto siluet saat senja.

The Nest di Obelix Sea View
The Nest di Obelix Sea View (doc. Riana Dewie)

2. Single & Couple Swing
Ayunan dengan latar Samudra Hindia. Seru dan sedikit memacu adrenalin.

Ayunan di Atas Laut Obelix Sea View
Single Swing - Ayunan di Atas Laut Obelix Sea View (doc. Riana Dewie)

3. Infinity Pool
Kolam renang yang menghadap langsung ke laut, jadi seolah menyatu dengan horizon.

4. Pool Deck, Amphitheater Mozaik, Cactus Land
Area ini estetik banget buat foto santai atau sekadar duduk menikmati suasana.

Oh ya, datang agak sore memang lebih nyaman karena cahaya mataharinya lebih lembut untuk foto.

Kuliner & Santai

Kami sempat makan di Element Restaurant by Petit Paris. Restonya menghadap laut dan punya area duduk dekat kolam renang yang cantik. Menu yang ditawarkan kombinasi Western dan Nusantara.

Untungnya anak lanang sudah reservasi dulu jauh-jauh hari. Karena antreannya panjang banget. Kalau datang dadakan sih belum tentu kebagian meja.

Aneka hidangan menggiurkan
Aneka hidangan menggiurkan di Element Restaurant by Petit Paris (Doc. Riana Dewie) 


Sambil makan, kami menikmati senja yang pelan-pelan tenggelam. Rasanya malas beranjak. Tempat ini memang cocok buat hangout santai.

Selain itu, ada live music, live DJ, sampai pertunjukan sendratari di waktu tertentu. Perpaduan cerita klasik dan panorama senja dari ketinggian bikin suasana makin hidup.


Review Obelix Sea View Jogja: Keunggulannya

Suasana Obelix Sea View menjelang senja
Suasana Obelix Sea View menjelang senja (doc. Riana Dewie)

Panorama Alam yang Menawan

Lokasinya di atas bukit tinggi membuat pemandangan laut dan perbukitan terlihat dramatis.

Spot Foto Kekinian

Banyak sudut estetik yang cocok untuk konten media sosial atau foto keluarga.

Suasana Lengkap dan Santai

Ada beach club, restoran, hiburan, jadi bukan cuma tempat foto lalu pulang.

Area live music di Obelix Sea View
Area live music di Obelix Sea View (doc. Riana Dewie)


Dekat Destinasi Lain

Lokasinya relatif dekat kawasan Parangtritis dan beberapa wisata Gunungkidul lain. Bisa sekalian dalam satu itinerary.

Oh ya, fasilitasnya juga lengkap. Area parkir luas, musholla, toilet bersih, VIP room atau gazebo (beberapa berbayar), dan toko oleh-oleh.


Obelix Sea View Memang Seasyik ini

Kalau saya sih merasa tempat ini memang dirancang untuk orang-orang yang ingin santai tapi tetap dapat pengalaman visual yang maksimal.

Di akhir kunjungan, saya sadar kenapa banyak orang mencari review Obelix Sea View Jogja sebelum datang. Karena memang pengalaman tiap orang bisa beda, tapi suasana sunsetnya hampir pasti bikin terkesan.

Review jujur Obelix Sea View dari saya: tempat ini cocok buat healing sejenak dari rutinitas. Melupakan kerjaan kantor, urusan rumah, dan beban pikiran yang kadang bikin lelah.

Saya menikmati suasana Obelix Sea View
Saya menikmati suasana Obelix Sea View (Doc. Riana Dewie)

Dan saat saya turun dari lokasi menuju parkiran, langit sudah gelap sepenuhnya. Angin masih berhembus, tapi suasananya terasa lebih tenang.

Akhir kata, review Obelix Sea View Jogja ini benar-benar berdasarkan apa yang saya rasakan sendiri. Tempatnya indah, vibes-nya santai, dan sunset di Obelix Sea View memang seasyik itu.

Kalau kamu lagi cari tempat untuk kabur sebentar dari rutinitas, tempat ini bisa jadi pilihan. Jangan lupa mampir ke Obelix Sea View Jogja kapan-kapan ya. Siapa tahu kamu juga bakal susah pulang, seperti saya waktu itu.

Related Articles

0 komentar:

Post a Comment