In Travel Stories

Ciri Khas Pasar Beringharjo Jogja yang Bikin Kangen

ciri khas Pasar Beringharjo Jogja dengan suasana ramai pengunjung di area dalam pasar

Kalau ngomongin ciri khas Pasar Beringharjo Jogja, saya langsung kebayang suasana ramai, jajanan tradisional, dan deretan batik warna-warni yang bikin mata segar. 

Pasar Beringharjo memang selalu punya tempat spesial di hati saya sih, apalagi sejak kecil sudah sering diajak ke sana.

Oh ya, kemarin saya tiba-tiba kangen dengan salah satu tempat belanja ikonik di kota saya sendiri. Tepatnya di salah satu sudut Malioboro yang cukup ikonik dan jadi tujuan wisata belanja di Pasar Beringharjo.

Ya, Beringharjo memang selalu bikin rindu. Rindu akan suasana, jajanan, kerumunan orang-orangnya... dannnn yang pasti, harganya yang masuk kantong. 

Ikut saya jalan-jalan yuk, siapa tahu kamu juga jadi kangen hihihihi....


Sekilas Tentang Pasar Beringharjo Jogja

Lokasi Strategis di Kawasan Malioboro

Letaknya yang berada di kawasan Malioboro membuat Pasar Beringharjo selalu jadi magnet wisatawan. Mau jalan-jalan santai, cari oleh-oleh khas Jogja murah, atau sekadar kulineran, semuanya ada di sini.

Tiap ada teman main ke Jogja, pasti yang dibahas tentang Malioboro. Entah pingin jalan-jalan, belanja, bahkan cari penginapan pun yang dekat Malioboro.

Oh ya, daya magnet Malioboro memang cukup kuat untuk menarik perhatian wisatawan, baik lokal maupun asing. Jadi gak heran kalau area ini selalu hidup dari pagi sampai malam.

ciri khas Pasar Beringharjo Jogja sebagai pusat batik murah di kawasan Malioboro
Ciri khas Pasar Beringharjo Jogja sebagai pusat batik murah di kawasan Malioboro (doc. Riana Dewie)

Pasar Tradisional yang Tetap Eksis di Tengah Modernisasi

Di tengah banyaknya mall modern, Pasar Beringharjo tetap punya tempat tersendiri. Kalau mall lebih rapi dan ber-AC, pasar tradisional seperti ini justru menawarkan pengalaman belanja yang lebih “hidup”.

Di sini, kita bisa merasakan langsung keunikan Pasar Beringharjo, mulai dari interaksi pedagang hingga suasana ramai pasar tradisional yang khas. Nilai historis dan budaya juga masih terasa kuat.


Surga Batik dengan Harga Beragam

Batik Tulis, Cap, hingga Printing

Di sini ada berbagai jenis batik, mulai dari batik tulis yang dibuat manual, batik cap dengan pola tertentu, hingga batik printing yang lebih terjangkau.

Semua lengkap! Mau cari batik formal buat kerja, kondangan, atau batik santai buat anak muda, semuanya ada. Bahkan daster, babydoll, sampai baju balita juga tersedia.

Oh ya, kalau saya sih paling suka lihat-lihat motifnya dulu sebelum beli, karena tiap toko punya ciri khas masing-masing.

Gak heran kalau Beringharjo dikenal sebagai pusat batik Jogja Malioboro.

ciri khas Pasar Beringharjo Jogja sebagai pasar tradisional legendaris yang selalu ramai
Ciri khas Pasar Beringharjo Jogja sebagai pasar tradisional legendaris yang selalu ramai (doc. Riana Dewie)

Tips Berburu Batik Murah di Beringharjo

Jujur, saya bukan orang yang pandai menawar. Tapi biasanya saya coba turunin harga sekitar 25% dari harga awal.

Kalau berhasil ya syukur, kalau gak ya gak apa-apa. Saya biasanya lanjut cari di penjual lain. Karena pesaingnya banyak, kita sebagai pembeli punya banyak pilihan.

Oh ya, pengalaman belanja di Beringharjo memang seru banget. Kadang capek, tapi puas karena bisa dapat barang bagus dengan harga miring. Hahahaha....


Jajanan Tradisional yang Bikin Nostalgia

Aneka Jajanan Khas Jogja yang Legendaris

Di luar pasar, terutama di pinggiran gerbang samping, banyak banget jajanan tradisional Pasar Beringharjo yang menggoda.
- Sate kere
- Dawet ayu
- Bakwan Kawi
- Cilok
- Kue leker
- Bakso tusuk
- Sate ayam
dll

ciri khas Pasar Beringharjo Jogja dengan jajanan tradisional khas yang menggugah selera
Ciri khas Pasar Beringharjo Jogja dengan jajanan tradisional khas yang menggugah selera (doc. Riana Dewie)

Kuliner khas Jogja di pasar ini memang gak pernah gagal bikin lapar mata. Apalagi harganya ramah di kantong.

Sensasi Jajan di Tengah Keramaian Pasar

Satu hal yang kadang bikin sebel adalah antriannya panjang. Tapi gak apa-apa sih, karena semua terbayar dengan rasa jajanan yang enak.

Oh ya, sensasi makan di tengah keramaian itu justru jadi pengalaman yang gak bisa dilupakan. Suasana hangat dan ramai bikin semuanya terasa lebih hidup.


Andong dan Becak, Transportasi Ikonik Jogja

Andong, Simbol Wisata Tradisional Jogja

Andong Malioboro Jogja adalah salah satu ikon yang sering saya lihat di sekitar pasar.

Dulu waktu kecil, saya pernah naik andong saat diajak orang tua ke Gembiraloka. Rasanya seru banget!

Walaupun sekarang saya kadang merasa kasihan melihat kuda-kudanya kalau terlihat lelah, saya berharap para pemiliknya bisa merawat dengan baik.

Becak, Transportasi Santai Menyusuri Malioboro

Selain andong, becak wisata Jogja juga sering terlihat berjejer di sekitar Beringharjo.

Saya beberapa kali naik becak saat mengantar saudara keliling Jogja. Bahkan dulu waktu SMP, saya juga sering naik becak kalau gak dijemput.

Jogja memang se-asyik ini sih. Banyak kenangan yang tersimpan dari kecil sampai sekarang.

ciri khas Pasar Beringharjo Jogja dengan andong dan becak di sekitar area Malioboro
Ciri khas Pasar Beringharjo Jogja dengan andong dan becak di sekitar area Malioboro (doc. Riana Dewie)

Suasana Ramai yang Jadi Daya Tarik Utama

Pedestrian Malioboro yang sekarang makin rapi bikin suasana jalan-jalan jadi lebih nyaman.

Di depan Beringharjo, langkah kaki rasanya ingin cepat-cepat masuk untuk mulai berburu barang.

Ramai yang Justru Bikin Kangen

Begitu masuk ke dalam, suasana ramai langsung terasa. Tapi justru di situlah letak keunikannya.

Oh ya, suasana ramai ini yang bikin saya selalu kangen untuk kembali lagi.

Interaksi Hangat antara Pedagang dan Pembeli

Salah satu hal yang paling saya suka adalah interaksi antara pedagang dan pembeli. Hangat, santai, dan kadang penuh canda.

Pasar Beringharjo identik dengan apa saja? Jawabannya jelas: kehangatan, keramaian, dan pengalaman yang gak bisa ditemukan di tempat lain.

***

Pokoknya pasar tradisional legendaris Jogja ini memang gak bakal hilang dari ingatan saya. Semoga eksistensinya selalu terjaga dan terus jadi tempat untuk melepas rindu akan Jogja ❤️



Related Articles

0 komentar:

Post a Comment