Hai, pripun kabare? (Apa kabar?) Nah hari ini saya mendapat tantangan dari mba
Mei untuk menyelesaikan Liebster Award . Oya saya kenal mba Mei pertama via
media sosial, yah saling follow dan like Instagram. Penakluk deretan gunung
salju maupun berapi plus lautan dalam ini getol kuliah sampai meraih S2. Cek
petualangannya di lamannya ya meimoodaema.com
Apa sih Liebster Award? Kenapa
disebut tantangan? Sederhananya Liebster Award adalah penghargaan sebagai reward
atau penghargaan yang diberikan oleh satu blogger kepada blogger lainnya. Tentu
saja harus memenuhi syarat-syarat tertentu, salah satunya adalah saling
bertukar backlink. Kerennya tantangan untuk meraih Liebster Award ternyata
juga dilakukan oleh bloger-bloger di belahan bumi yang lain. Memang
sih Liebster Award awalnya berasal dari blogger-blogger di Belanda, kemudian
menular ke pada blogger-blogger di seluruh bumi. Bisa loh cek langsung dengan
keyword ‘Liebster Award’.
Tentu saja setiap
tantangan ada aturannya agar lebih teratur. Berikut peraturan yang harus
dipenuhi setiap artikel yang ikut dalam Liebster Award.
1. Mengucapkan terima
kasih kepada pemberi tantangan atau pemberi anugerah Liebster Award.
2.
Menyematkan link artikel Liebster Award dari si pemberi tantangan.
3. Menuliskan 7 fakta tentang diri sendiri (penerima tantangan).
4. Menjawab 7
pertanyaan dari pemberi tantangan Liebster Award.
5. Menantang 7 blogger lainnya
untuk memenuhi tantangan Liebster Award.
6. Memberi 7 pertanyaan pada blogger yang
kita tantang Liebster Award.
7. Menyisipkan link alamat blog dari 7 blogger
tersebut.
8. Menulis poin 1 sampai 7 tersebut di artikel blog masing-masing,
dengan menyisipkan logo Liebster Award di dalamnya.
1. Food Blogger
Awal bergabung di komunitas blogger, saya kerap
menulis review mengenai menu masakan di restoran maupun produk makanan. Tapi
seiring berjalannya waktu, kok saya juga menulis tentang kesenian dan humanism.
Ya jadilah blogger gado-gado, yuk semua niche bisa ditulis. Haha ada yang
senasib dengan saya?
2. Browsing via gawai bisa 12 jam sehari. Sebenarnya
ini bisa dimaklumi sih karena sebagian besar pekerjaan saya berhubungan dengan
transfer data baik input, survey maupun mengirimkan hasil. Terkadang email
mengenai tawaran kerja bisa datang subuh ataupun tengah malam. Ya jam kerja
masing-masing blogger memang beda ya apalagi kilen. Sering kali suatu pekerjaan
harus sudah dikirim balik tepat tengah hari ataupun sebelum melewati tengah
malam. Cinderela kalah wes, haha.
3. Mie Ayam mania
Benernya sih segala olahan
mie, sepanjang bisa dimakan ya haha. Mau Mie Ayam di pinggir jalan sampai
restoran(biasanya dengan nama menu berbeda) saya jabani. Mau yang bertopping
ceker ayam ataupun polosan hayuk. Tapi kalau boleh memilih saya memesan mie ayam
tanpa pangsit. Entah kenapa saya tidak terlalu pangsit bila disandingkan dengan
Mie Ayam maupun Bakso. Kalau kalian sendiri bagaimana? Team pangsit atau team no
pangsit tapi ganti bakso? Haha
4. Suka nulis cerita fiksi
Selain bisa
menghasilkan uang, menulis cerita fiksi bisa membantu saya mengurangi ketegangan
saat bekerja sebagai blogger. Dulu saat saya bergulat dengan skripsi, saya
mencuri waktu menulis draft novel kriminal. Yup agar ketegangan pikiran saya
merada.
5. Suka drama Korea
Awalnya suka drama Korea yang cinta-cintaan di era
modrn, tapi makin kesini lebih suka yang berlatar kerajaan. Yah pada dasarnya
suka sejarah sih ya, jadi ya jatuhnya ya berkaitan dengan itu.
6. Mandi dulu
sebelum menulis
Bagi saya, menulis menguras energi hampir 40%. Salah satunya
karena saya harus mencari data mengenai topik yang akan ditulis. Belum lagi bila
nanti di artikel disertakan foto maupun infografis. Hal itu juga berlaku pada
penulisan cerita fiksi yang memerlukan data lebih rinci. Dan sebelum energi
habis, maka saya isi dahulu dengan berbagai cara. Salah satunya dengan mandi.
7. Paling suka es teh manis
Sudah terbiasa sejak kecil untuk memulai hari dengan
secangkir teh manis panas, membuat saya hampir selalu memilih teh saat di luar
rumah. Nah kalau udara panas ya saya memilih es teh manis. Oya di Jogja,
biasanya harga teh manis masih sama dengan teh tawar, haha.
1. Alasan kamu menulis apa?
Hum selain bisa menghasilkan cuan,
menulis juga sarana curhat terselubung saya, haha.
2. Apa yang paling membuat
kamu bahagia?
Saya paling bahagia saat orang lain juga bisa turut berbahagia
saat saya bahagia.
3. Bagaimana pendapatmu tentang perempuan senang traveling?
Keren lah, traveling merupakan salah satu bentuk kebebasan yang tak semua
perempuan bisa menjangkaunya.
4. Apa yang kamu lakukan saat sedih?
Saya nonton
film di youtube sampai ketiduran sendiri.
5. Bagaimana pendapatmu tentang
keluarga?
Manusia-manusia yang selalu membimbing kesadaran saya. Terima kasih.
6. Apa mimpi terbesar kamu?
Bisa mendirikan panti asuhan dan panti jompo yang
mempunyai areal perkebunan sendiri sebagai sumber ketahanan pangan.
7. Kenapa
suka drama Korea?
Ceritanya ga terduga plus ganteng-ganteng aktornya, haha.
Nah sekarang tantangan Liebster Award selanjutnya berpindah ke mba Riana yang salah
satu blognya di www.rianadewie.com . Selain blogger doi juga vlogger kuliner
loh. Cari aja chanelnya dengan nama Rianamasak.
1. Selama jadi vlogger, menu masakan apa yang paling susah
diolah?
2. Kalau cemilan tradisional fav bisa berapa kali seminggu belinya?
3.Suka selfie atau foto bareng-bareng.
4. Ada chanel youtube fav?
5. Aplikasi game
apa yang ada di gawai?
6.Merk laptop apa yang paling awet dimiliki?
7.Awal
menulis artikel apa temannya?
Sekali lagi terima kasih untuk mba Mei yang telah
menantang saya di Liebster Award. Hope see you soon after this pandemi yak.
Tugu Jogja, Sentra Ngamen Kreatif Hingga Spot Foto Cantik
Posted on Mar 25, 2020
![]() |
| Tugu Jogja di malam hari (diok.rianadewie) |
Bener gak sih kalau tugu Jogja itu se-legend Monas Jakarta? Hahahah... Beneran loh, mimin waktu ke Jakarta, secara khusus nyempetin mampir bentar di depan gerbang Monas hanya untuk menikmati keindahannya di malam hari.
Berpose terus jepreett!! Lensa kamera bekerja optimal di malam terakhir mimin berada di ibukota tercinta saat itu. Beberapa menit setelahnya, bang driver taksi online melanjutkan perjalanan dengan mengantarkan mimin ke stasiun. Ah, syahdu :D
Ya, terkait Tugu Jogja, mimin rasa orang luar Jogja memberlakukan hal sama. Jadi ya, dari penerawangan mimin selaku salah satu pemilik kota yang masih punya raja ini, eciehhhhh, maksud hati para pelancong berwisata ke Jogja itu ada dua titik tujuan yang gak bakal dilewatkan.
Nah, yang pertama adalah jalan-jalan ke Malioboro hingga nongkrong di titik Nol km (Pasar Beringharjo dah include ya 😆). Terus yang kedua, narsis manis di depan Tugu Jogja yang dipenuhi dengan cerita sejarah yang mengagumkan. Hayo, buat kamu yang sempat piknik ke Jogja, angkat tangan jika melakukan hal yang sama? 😎
Nah, mimin gakkan menjelaskan ngalor ngidul tentang sejarah Tugu Jogja karena kamu tinggal kedipin mata aja ke mbah Google, semua tersedia. Monggo, ada banyak referensi yang bisa dibaca kok 😃 Disini mimin mau cerita saja tentang keseruan Tugu Jogja yang mungkin belum banyak orang yang tahu.
Apa saja itu? Hayooo, dah mulai kepo ya pasti? Hihihi ....
1. Banyak "Hantu" Berkeliaran
Menjelang malam, kamu bakalan uji nyali saat melewati area Tugu Jogja. Iya, kamu dan rombongan bakal melihat "penampakan" di beberapa sudutnya. Banyakin doa deh, karena kamu bakal ketemu kuntilanak, pocong, valak dan dedemit populer lainnya. Uwoooo 🥴
Hihihi... Tenang, ini bukan hantu beneran kok, tapi kostum hantu yang dikenakan beberapa orang dalam rangka "ngamen" kreatif. Untuk menambah kemeriahan Tugu Jogja, kamu bisa loh ajak selfie mereka & berikan sedikit rejekimu seiklasnya.
2. Menjadi Sentra Event Seni & Budaya
Ada banyak event menarik yang sering diadakan di area tugu ini. Nah, mimin adalah satu penikmatnya, walaupun kadang menghindari juga jika keramian makin tak terbendung.
Nah, beberapa acara yang pernah digelar di area Tugu Jogja adalah Wayang Jogja Night Carnival saat perayaan ultah Jogja beberapa tahun lalu, Jogja Car Free Day, aneka festival seniman juga tak jarang dijadikan tempat untuk berdemo pihak-pihak tertentu. Hihihi. Btw, mau merayakan pergantian tahun di area ini juga keren loh, tapi harus siap bwrmacet-macet ria ya 😎
Baca juga: Spiderman Makan “Sego Pincuk” di Tugu Jogja
3. Spot Cantik Buat Berfoto
Oh ya, kamu pingin foto outdoor tapi bingung bikin konsepnya dan mau dimana? Di Pantai, pasti sudah banyak dong pesaingnya. Mau di Malioboro? Boleh, tapi memang harus bersabar karena disana sekali dipenuhi oleh lautan manusia.
![]() |
| Foto asyik bareng teman-teman di area Jl. Mangkubumi (dok. Riana Dewie) |
Nah, kalau mimin boleh kasih ide, cobain deh foto di area Tugu Jogja. Kamu bisa foto di bawah tugu persis, atau beberapa titik di area jalan Mangkubumi. Banyak loh spot cantik, apalagi di malam hari, lampu-lampu kota khas Jogja bisa jadi background premium foto-foto kecemu. Ahaaaa ...
***
Ngomongin Jogja memang gak pernah ada matinya. So, kapan kamu percantik feed IG dengan foto-foto cakepmu di Tugu Jogja? Mimin sih sudah 😆
Riana Dewie
In mandiparfum News vitalisxkeb Woman
Mandi Parfum Vitalis Body Wash, Pilihan Kulit Cantik Sehat Terawat
Posted on Mar 19, 2020
![]() |
| Kuilit sehat cantik dan tetap higenis dengan Vitalis Body Wash |
Bagaimana kabar kondisi akhir-akhir ini? Semoga semua selalu sehat ya. Sejak diumumkan ada 2 orang di Indonesia yang positif virus Covid-19 tanggal 2 Maret yang lalu, setidaknya kita perlu meningkatkan kewaspadaan. Iya kewaspadaan bukan kepanikan. Mengingat sudah ada satu dua orang di beberapa wilayah yang terkena, sebut saja Solo, wilayah terdekat dengan tempat tinggal saya. Meskipun begitu di Jogja sendiri aktivitas masih berjalan normal dan terasa sama sampai 18 Maret ini. Namun himbauan untuk #dirumahsaja atau self isolation, terutama jika badan terasa kurang sehat ada baiknya diikuti. Kegiatan berkumpul di tempat umum dikurangi/dibatalkan/ditiadakan, beberapa sekolah/universitas membuat keputusan pembelajaran online. Demikian juga dengan pegawai kantor, mungkin ada beberapa perusahaan yang menerapkan Work From Home/WFH
Demi kemaslahatan bersama, termasuk urusan me time, apa-apa serba di rumah saja. Misalnya nonton film atau karaoke, toh sekarang semua kegiatan itu bisa diakses melalui aplikasi yang ada di smartphone kita kan. Kalau biasanya setiap weekend tiba menyempatkan diri untuk ke salon, entah sekedar creambath, hairspa, atau sekedar perawatan tubuh, sekarang cukup dilakukan di rumah saja. Ngomong-ngomong soal perawatan tubuh, mandi merupakan bagian usaha dari menjaga kebersihan diri, saat ini benar-benar menjadi fokus utama, selain mencuci tangan yang benar. Setelah bekerja/beraktivitas dari luar/bertemu dengan banyak orang, sesampainya di rumah sebelum berkontak fisik dengan orang rumah langsung cuci tangan, atau sebaiknya langsung mandi. Penggunaan cairan antiseptik di bak/ember ke dalam air yang akan digunakan untuk mandi dilakukan jika perlu demi menjaga higenitas
Cara ini mungkin terbilang efektif, namun kondisi kulit masing-masing individu yang berbeda menyebabkan cairan antiseptik ini kadang membuat kulit menjadi kering. Untungnya saya menemukan sabun mandi yang benar-benar tepat yaitu Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash. Kenapa pilih Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash? Mungkin lebih kenal Vitalis sebagai merek parfum, nah Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash ini adalah produk baru dari Vitalis yang memadukan parfum dan sabun cair. Sensasi mandi parfum yang ditawarkan oleh Vitalis nggak main-main. Tidak hanya mandi parfum, Vitalis Body Wash mempunyai kandungan skin moisturizes yang tinggi sehingga membuat kulit lebih halus, lembut dan lembab. Kulit tidak kering dan terjaga kelembabannya sampai waktu mandi berikutnya. Itulah kenapa saya tidak khawatir lagi saat menambahkan cairan antiseptik, karena urusan perawatan kulit saya serahkan ke ahlinya, Vitalis Body Wash.
![]() |
| Vitalis Perfumed Moisturizing All Variant |
Di mana mendapatkan produk Vitalis Body Wash? Gampang, produk ini sudah tersedia di toko dan supermarket langganan di dekat rumah kamu kok. Langsung cek aja ya habis ini dan siap-siap mandi parfum tiap hari hehehe. Eh iya Vitalis Body Wash langsung hadir dalam tiga varian rasa… eh wangi parfum. Tuh kan sampai salah karena kebayang wanginya, ada perpaduan jeruk yuzu green tea dan alpukat sih. Sampai galau pilih wangi mana yang favorit, akhirnya ambil ke tiga-tiganya deh. Vitalis Body Wash tersedia dalam kemasan botol 200ml yang cocok dibawa traveling dan kemasan pounch isi ulang. Pink, biru dan ungu, tiga warna yang dipilih untuk merepresentasikan tiap varian wangi yang berbeda. Ketiga warna itu tampak elegan berpadu dengan warna soft coklat gold sebagai warna penutup botolnya, senada dengan keeleganan wangi sensasi mandi parfum yang diciptakan oleh Vitalis Body Wash.
Sebagai seorang yang sering beraktivitas di luar rumah dari pagi hingga siang, jangan tanya warna kulit, kusam karena terkena paparan matahari. Setibanya di rumah langsung ambil botol Vitalis Body Wash warna pink dan mandi. Suka banget nih sama botol yang model tutupnya begini, tidak mudah kebuka, aman nggak tumpah kemana-mana. Cukup genggam botol dan letakkan ibu jari kita di botol yang ada tanda tulisan PRESS. Terdengar suara “klik” wangi lembut mulai tercium, kemudian pencet botol 4-5 kali, arahkan tetesan sabun cairnya ke shower puff, beri sedikit air. Wah busanya melimpah banget. Meskipun sabun cair namun tekstur Vitalis Body Wash ini cukup kental, jadi pasti ekonomis karena kita tidak perlu berulang-ulang mengeluarkan sabun. Cukup sekali 4-5 tetes saja sudah cukup untuk mandi parfum seluruh badan.
Wait.. Sebelum lanjut, kenalan dulu yuk, apa aja sih varian Vitalis Body Wash, ini dia:
1. Si Pink
![]() |
| Vitalis Body Wash Pink for Skin Brightening |
Dikenal juga dengan White Glow, bermanfaat sebagai skin brightening atau mencerahkan kulit. Pantas saja, karena kandungan utama yang ada di Vitalis Body Wash botol pink ini kaya akan Licorice dan susu, sangat direkomendasikan buat yang rajin kena paparan sinar matahari setiap hari. Atau buat kamu yang suka wangi parfum manis, barangkali harus mandi parfum dengan varian Vitalis Body Wash Pink juga.
2. Si Green
![]() |
| Vitalis Body Wash Green for Skin Refreshing |
Nama lainnya Fresh Dazzle, emang pertama kali wangi freshnya sudah tercium dari awal sejak tutup “cethek” botol bersuara. Jangan heran Vitalis Body Wash varian hijau ini berfungsi sebagai skin refreshing. Di dalamnya terdapat kandungan Jeruk Yuzu dan teh hijau yang berpadu menghasilkan aroma segar. Bisa dipastikan setelah mandi parfum bareng si Green ini akan menyegarkan kulitmu dan bisa juga lho membuat bad mood kamu jadi good mood setelah mandi.
3. Si Purple
![]() |
| Vitalis Body Wash Purple for skin nourishing |
Mau tahu nama lainnya? Soft Beauty peran utamanya adalah skin nourishing. Ya, buah alpukat memang dikenal baik untuk menjaga kesehatan kulit. Karena itu si Puple “Soft Beauty” Vitalis Body Wash mengandung kebaikan alpukat dan vitamin E yang memberikan nutrisi pada kulit dan menjaga tetap lembab. Dua manfaat sekali mandi, mandi parfum sekaligus merawat kulit.
Pengalaman mandi parfum selama seminggu dengan ke tiga varian pink, hijau dan ungu, saya sedikit terkejut. Jika tiap habis mandi saya selalu menggunakan lotion untuk menjaga kulit tetap lembab, kali ini cukup dengan mandi parfum Vitalis Body Wash saja. Skin moisturizernya sudah ampuh mejaga kulit tidak kering sepanjang hari. Tidak hanya itu saja, bahkan 10 menit setelah selesai mandi, parfum si Purple “Soft Beauty” masih nempel wanginya di kamar mandi. Memang keahlian Vitalis dalam menciptakan parfum tidak diragukan lagi. Inovasinya kali ini menghadirkan mandi parfum dengan ciri khas wangi yang elegan segar dan tahan lama terbukti kan?
![]() |
| Si Purple, mandi parfum dengan wangi elegan dan tahan lama |
Ada sedikit tips memilih varian Vitalis Body Wash. Saat lebih sering beraktivitas di luar, saya pilih mandi parfum dengan si Pink “White Glow” agar kulit menjadi cerah dan tidak kusam. Untuk mandi pagi saya pilih Si green “Fresh Dazzle” memulai hari dengan badan yang segar dan mood yang baik adalah pilihan yang tepat bukan? Nah saat malam hari, kulit juga butuh istirahat kan? Mandi sore, saatnya mandi parfum dengan Vitalis Body Wash warna ungu, kulit tetap ternutrisi dengan baik saat kita tidur. Bagaimana? Jangan ada kegalauan memlilih wangi Vitalis Body Wash ya. Pilih semua aja dan rasakan mandi parfum setiap hari. Nah kalau begini kan walaupun sedang melakukan isolasi mandiri di rumah, belajar online atau work from home, tetap semangat. Badan segar, kulit sehat dan wangi terus sepanjang hari.
Jadi bagaimanapun keadaan di luar sana karena Virus Covid-19, pilihan apapun itu, berdoa agar segera berlalu. Siapa saja yang tetap harus bekerja di luar rumah demi kebutuhan keluarga, semoga selalu sehat. Buat kamu yang punya pilihan bekerja dari rumah tetap jaga kesehatan. Jangan lupa cuci tangan setelah melakukan aktivitas, bawalah hand sanitizer di tas kamu dan gunakan masker. Kebersihan diri prioritas utama, mandi teratur dengan air ditambah cairan antiseptik (jika ada) dan pilih Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash. Dengan Vitalis Body Wash, mandi parfum tiap hari, kulit cantik sehat terawat dan keep hygiene.
-diaNPurnama-
![]() |
| Sumber: pixabay.com |
Ini adalah Artikel lanjutan dari
judul Dilema Anak Saat Orang Tua Sakit Namun Merasa “Baik Baik Saja”
Pada artikel sebelumnya, mimin
curhat tentang orang tua yang lumayan sulit diarahkan untuk cek rutin
kesehatan, apalagi berobat ke dokter ketika sakit. Ada aja alasannya. Seperti
inilah suka duka membersamai orang tua yang mulai memasuki usia sepuh (tua). Ya,
mimin yakin tidak semua orang tua seperti bapak ibu mimin :)
Ada banyak pengalaman manis
juga dari kawan-kawan yang merasa lega karena bisa membawa orang tuanya untuk
rutin cek kesehatan. Jadi, ketika ada yang tidak beres di tubuh, langsung deh
bisa ditangani. Cemburu? Iya sih sebenarnya, orang tua mereka sadar kesehatan
sehingga tidak begitu merepotkan anak-anak untuk memaksa kesana kesini cek
kesehatan atau berobat ke dokter. Ah, sudahlah, mimin juga gak boleh berkecil
hati kelamaan. Setiap hal itu sudah ada jalannya masing-masing, ya ikuti saja
jalan itu.
Siapa tahu ini adalah jalan
Tuhan biar mimin bisa introspeksi diri. Jangan-jangan selama ini mimin terlalu
keras ya nada bicaranya ke orang tua? Atau jangan-jangan mimin ngajak ke
dokternya kurang edukatif sehingga gak digubris? Atau mungkin secara psikis,
mereka takut ketahuan penyakitnya? Ah, biarlah mimin yang belajar menemukan
jawabannya sendiri. Ya, dari pengalaman yang sudah menunggu di depan sana,
tentunya.
Periode Kemunduran yang Harus Di-support Penuh
Pernah mimin membaca sebuah
ulasan, bahwa orang tua kita pada saatnya nanti akan menjadi seperti bayi lagi.
Ya, jangan kaget jika mereka akan menanyakan sebuah hal berkali-kali karena
tingkat pemahaman maupun pendengaran yang berkurang. Jangan marah jika orang
tua mengeluh tidak bisa membaca sebuah kalimat karena menurunnya fungsi indra
penglihatan.
Jangan marah jika orang tua
seperti anak kecil, ini itu harus dituruti, dan jika tidak dituruti bakal
ngambek. Jangan marah jika orang tua suatu saat akan suka marah-marah karena
hal sepele, yang menurut kita itu bukanlah hal penting untuk dibahas. Kata
orang, siapkan mental dan jangan terpancing emosi karena itu. Tenang saja, ini
bukanlah sebuah penyakit, namun fase alamiah yang akan dialami oleh setiap
manusia di periode akhir kehidupannya.
![]() |
| sumber: pixabay.com |
Para orang tua yang memasuki
fase lansia akan mengalami kemunduran, baik fisik maupun psikologis. Tentu
saja, kemunduran fisik ini disebabkan karena perubahan sel-sel tubuh dalam
proses menua. Nah, kalau kemunduran psikologis sendiri bisa dilihat dari
perubahan sikap mereka. Ada kadar tidak senang ataupun tidak puas dengan apa
yang mereka miliki saat ini. Ya, bisa tentang diri sendiri, anak, suami/istri,
orang lain, pekerjaan, makanan dan berbagai hal yang dekat dengannya. Nah, gak heran kan kalau mereka menjelma jadi “baby”
lagi?
Ini lumrah terjadi, tidak
perlu diambil hati & tugas kita sebagai anak hanyalah memahami dan
memahami. Nah, jika saat ini kamu memiliki orang tua usia diatas 50 tahun, yuk
mulai belajar menyabari mereka, kalau bisa unlimited.
Ya, seperti kasih sayang mereka kepada kita dulu, kita loh dirawat dengan layanan VIP hingga dewasa. Paling mahal
sepanjang sejarah hidup dan tak tergantikan oleh berapapun rupiah di dunia ini.
Riana Dewie
Mimin sempat merasakan sedih
yang teramat sedih. Bukan karena gak punya duwit, ya walaupun itu adalah hal
yang sudah biasa dirasakan juga. Saking seringnya malah kebal nih.... Hihihi curhat
selipan. Kembali ke laptop. Sedihnya sepele, karena bapak atau ibu tidak pernah
mau diajak ke dokter setiap kali mengeluh sakit. Ntah kenapa mereka seperti
itu. Mimin hanya mencoba untuk memahami perasaan mereka. “oh, mungkin merasa sudah baikan...”, kata hati mimin mencoba untuk
menenangkan diri.
Tapi.... Apa iya mimin lantas
tenang beneran? Sama sekali gak. Justru deh, mimin sering sedih dengan kondisi
seperti ini. Ya gak tenang, kecewa, takut, bertanya-tanya dan perasaan negatif
lainnya. Mimin itu sebenarnya gak minta apa-apa dari mereka, kecuali kondisi mereka
yang sehat bagas waras. Itu saja.
Tapi, ntah kenapa, justru harapan untuk membuat mereka sembuh seringkali terhalang dengan ketidakmauan mereka untuk support kesehatan diri. Apa iya kalau diperiksakan ke dokter takut disuntik? Apa iya takut minum obat? Atau takut merepotkan anak? Ntahlah, masih belum tahu jawabannya yang pasti.
Tapi, ntah kenapa, justru harapan untuk membuat mereka sembuh seringkali terhalang dengan ketidakmauan mereka untuk support kesehatan diri. Apa iya kalau diperiksakan ke dokter takut disuntik? Apa iya takut minum obat? Atau takut merepotkan anak? Ntahlah, masih belum tahu jawabannya yang pasti.
Pernah suatu ketika, bapak
mengeluh nyeri di bagian dadanya. Mimin lantas bilang, “yuk pak ke dokter”. Ya...
sekian detik berlalu, mimin merasa sedih banget. Ya, karena bapak auto menolak
ajakan untuk berobat. “Ora..ora... bapak
ora popo (gak...gak...bapak baik-baik saja)”, jawab bapak dengan nada
santai.
Ntah mungkin saat itu stok sabar mimin dah menipis, langsung deh mimin berkata dengan nada agak keras, “Lah Bapak ngeluh, itu artinya ada apa-apa. Bapak pikir aku itu paranormal yang tahu segalanya. Aku juga bukan dokter, Pak, yang langsung bisa kasih solusi....”.
Ntah mungkin saat itu stok sabar mimin dah menipis, langsung deh mimin berkata dengan nada agak keras, “Lah Bapak ngeluh, itu artinya ada apa-apa. Bapak pikir aku itu paranormal yang tahu segalanya. Aku juga bukan dokter, Pak, yang langsung bisa kasih solusi....”.
Waktu itu bapak hanya terdiam
dan melanjutkan aktivitasnya. Ntah kapan bapak dan ibu menyadari bahwa cek kesehatan
rutin itu baik, apalagi saat ini kan mereka sudah memasuki masa lansia yang
harus dijaga betul pola hidupnya. Andai mereka memahami betapa khawatirnya
anak-anak terhadap kesehatan mereka, mungkin para orang tua bakal lebih mudah
diajak untuk merawat kesehatan.
Ehmmmm, rupanya mimin gak sendirian juga. Baru loh tadi siang, seorang sahabat mengirim pesan via chat Whats App. “Ayah ki kolesterol. Kami usahakan asupan
lauk yang seimbang, eh ini malah beli sendiri kepala ayam dan dua lilitan usus ayam di warung...”, curhatnya dipenuhi dengan nada kecewa.
Mimin memahami betul betapa
besar perjuangan sahabat mimin yang satu ini. Dia hampir tak mengeluh untuk
merawat si ayah selama sakit, bahkan saat rawat inap pun menjadi tanggung jawabnya
untuk menunggui siang malam. Wajar ya, jika ia kecewa dengan hal yang tampak
sepele bagi ayahnya, tapi besar bagi dirinya ini. Ya, mimin doakan, semoga bakal
baik-baik saja.
Mimin punya prinsip hidup yang
sudah lumayan lama mimin pegang. Ketika kita sudah tidak bisa berharap pada
manusia, berharaplah pada Tuhan. Ia yang akan mengatasi segala kesusahan kita. Buat
semua orang tua dimanapun berada, sehat-sehat nggih :)
Pssttt... ada artikel lanjutannya, loh :D Yuk baca Orang Tua akan Kembali Menjadi "Baby'. Benarkah?
Pssttt... ada artikel lanjutannya, loh :D Yuk baca Orang Tua akan Kembali Menjadi "Baby'. Benarkah?
Riana Dewie
![]() |
| Sumber: pixabay.com |
Kemarin (15/03/20) Jogja mengeluarkan pernyataan bahwa ada warganya yang terdampak virus corona (Covid-19). Ya, seorang balita yang sebelumnya tampak batuk-batuk dan sesak nafas, dan menurut orang terdekatnya, ia baru pulang dari kota Depok. Ah, betapa khawatirnya orang tua si balita, di tengah guncangan informasi yang begitu 'menampar' tentang virus ini. Yuk doakan agar anak manis ini lekas sembuh dari sakitnya. Amin.
Mimin gak bisa bayangin juga, raut wajah kota Jogja pasti sedih lagi, setelah sebelumnya berduka atas kecelakaan susur sungai anak-anak SMPN 1 Turi. Seorang kawan “istimewa” sempat merasakan kesedihan mendalam di jantung kota Jogja sebelum berita menyedihkan adik-adik susur sungai mencuat. Dan sekarang, mimin juga merasakan keadaan “mencekam” saat keluar rumah. Iya, apalagi kalau bukan karena Mr. Corona.
Ya, seperti biasanya, setiap hari Minggu, mimin sekeluarga sejenak menenangkan hati ke rumah ibadah. Minggu-minggu sebelumnya sih baik-baik saja, tidak ada yang ditakutkan walaupun virus ini sudah mewabah di beberapa negara di dunia. Mimin cuma mikir, “ah, jauh dari Indonesia. Aman aman, pasti aman...”.
Saat virus ini masuk ke Indonesia, mulai deh vertigo mimin bergejolak. Lha iya, jadi seakan-akan kayak tinggal di negeri yang adem ayem, eh tiba-tiba diserang oleh negara api. Ini kerasa banget saat mimin yang harusnya mengisolasi diri dari lingkungan sosial, tiba-tiba memaksakan diri buat keluar rumah. Ya sih, kalau bukan buat ibadah, mungkin mimin lebih pilih selimutan di kamar sambil nonton drakor. Husshh..!!
Gak cuma Indonesia, beberapa sahabat mimin yang sedang study di luar negeri yang terdampak virus ini juga merasakan kekhawatiran sama. Selain panic buying, fenomena kehabisan masker maupun hand sanitizer juga menjadi hal lumrah yang mereka alami saat ini. Ah, tidak...!!! Mimin hampir tak percaya, bahwa saat ini Mr. Corona meluas, bahkan di kota tercinta ini.
Melihat kerumunan orang, mimin mulai was-was. Mimin cuma mikir, gimana ntar kalau tiba-tiba disapa oleh orang yang dikenal? Jika biasanya salaman, terus tiba-tiba gak salaman, gimana ya? Duh dilema banget :( Walaupun mimin yakin sudah pada paham sih, masing-masing dari kita kan punya tanggung jawab untuk melindungi diri sendiri, terutama dari virus yang saat ini sedang menjadi momok masyarakat ini.
Baiklah. Mari jaga diri, jaga kata-kata, jaga pikiran, jaga perbuatan agar tidak menambah kepanikan. Cukup waspada dan lindungi kesehatan keluarga dengan cara yang sudah direkomendasikan oleh pihak yang berwenang. Sediakan hand sanitizer & gunakan masker jika terpaksa harus keluar rumah.
Libur dari rutinitas kerja, sekolah, atau segala bentuk sosialisasi lainnya adalah cara bijak untuk terhindar maupun menularkan penyakit ini kepada orang lain. Ingat! Jangan memanfaatkan hari tenang dengan piknik keluar rumah, apalagi berkedok refreshing. Ini bukan saatnya!
Jogjaku, ayo bangkit lagi! Mimin berdoa semoga ini tak akan lama.
Riana Dewie
In Event
Mega Seminar Yogyakarta : Magnet Rejeki, Special Perfomance Opick Tomboati
Posted on Feb 28, 2020
Keberhasilan menyelenggarakan berbagai event seperti launching buku sampai dengan konser musik, Sleman City Hall kembali menjadi tuan rumah Mega Seminar Yogyakarta yang akan berlangsung di bulan Maret mendatang. Memiliki dua Ballroom yang besar dan nyaman, team Magnet Rejeki - Korwil Josokla (Jogja-Solo-Klaten) mempercayakan tempat penyelenggaran mega seminar di salah satu ball room Sleman City Hall. Malika ballroom berkapasitas kurang lebih 2000 orang dan diharapkan nantinya akan bisa terpenuhi oleh sekitar 1500 peserta dari berbagai daerah, terutama Yogkarta, Solo dan Klaten. Harapan itu sejalan dengan pengalaman penyelenggaran bulan September 2019 yang lalu dan telah dihadiri lebih dari 800 peserta.
Pada tanggal 29 Maret mendatang, Bapak Nasrullah (founder Ilmu Rahasia Magnet Rejeki sekaligus penulis buku Mega Best Seller Rahasia Magnet Rejeki) akan hadir kembali ke Yogyakarta dalam Mega Seminar Magnet Rejeki. Di manapun seminar ini diselenggarakan selalu mampu menarik antusiasme para peserta baik di Indonesia bahkan sampai ke Malaysia. Pembicara Bapak Nasrullah menaruh harapan yang besar dengan mencanangkan 2 juta bahkan semakin banyak orang yang mengamalkan Ilmu Magnet Rejeki dalam Kehidupannya. Dengan mengamalkan Magnet Rejeki yaitu menarik rejeki dengan penuh keyakinan dengan cara mendekatkan diri kepada satu-satunya Sang Pemberi Rejeki, niscaya Tuhan juga akan mendekatkan rejeki kepada kita. Rejeki tidak selalu dalam bentuk materi tetapi lebih kepada ketenangan hati dan kedamaian jiwa (ayem tentrem) dalam menjalani hidup.
Ibu Gayatri salah satu peserta Komunitas Magnet Rejeki membagikan pengalamannya ketika menghadapi berbagai persoalan terkait dengan bisnis propertinya, dan dengan cara yang tak terduga persoalan tersebut bisa diselesaikan. Alhamdullilah, setelah mengikuti seminar dan camp Magnet Rejeki, Ibu Gayatri merasakan bahwa keajaiban itu terjadi setiap harinya. Begitulah Magnet Rejeki bekerja dalam hidup kita. Pembicara Bapak Nasrullah, yang sempat hijrah ke Malaysia beberapa tahun yang lalu kemudian kembali ke Indonesia, meramu Ilmu Magnet Hati berdasarkan pengalaman hidupnya yang senantiasa dituntun oleh Al-Quran dan Hadits. Apa saja yang menjadi penghalang datangnya rejeki terbuka. Beraneka ragam rejeki datang dengan sendirinya seperti magnet yang selalu menarik segala sesuatu dengan sendirinya, apa saja yang ada di dekat/di sekitarnya. Dari pengalaman inilah Bapak Nasrullah kemudian menyusun sebuah ramuan rahasia bernama Ilmu Magnet Rejeki.
Dalam press conference kemarin siang, Kamis 27 Februari di Atrium Rama Sleman City Hall, pihak panitia mengungkapkan akan ada special performance dari Opick Tombo. Nah kapan lagi ada seminar seseru ini, hanya dengan kontribusi Rp.199.000 (s/d tanggal 5 Maret) dan Rp. 399.000 untuk harga normal regular dan Rp. 599.000,- untuk harga normal VIP. Segera klik tautan ini untuk mendaftar http:bit.ly/msjogja, buruan daftar sebelum kehabisan ya. Sekali lagi catat tanggalnya ya 25 Maret 2020 jam 08.00 sampai dengan 18.00 di Malika Ballroom, Sleman City Hall. Jalan Magelang, Denggung, Sleman, Yogyakarta.
-diaNPurnama-
-diaNPurnama-
Bahagia itu mensyukuri hal kecil. Tidak susah kan bilang makasih buat air mineral ini. Nah kalau sudah berterima kasih untuk hal kecil, siapa tahu Tuhan ngasih berkat lebih besar. Amin 💛💛💛
@30haribercerita #30hbc20 #30hbc2028 #30katabercerita #30haribercerita30kata
Subscribe to:
Comments
(
Atom
)

















.png)